Post Top Ad

Pasar Sago - Pecinannya Pekanbaru

Berbelanja ke pasar tradisional adalah satu dari sekian pilihan berbelanja kebutuhan sehari-hari selain ke supermarket atau ke pusat grosiran.
Begitu juga dengan saya. Kalau saya lagi rajin,saya sangat senang berbelanja kebutuhan sehari-hari seperti sayur,daging/ikan di Pasar,apalagi kalau lagi niat,maka saya akan meluncur ke Pasar Sago.

Saya adalah orang yang cukup menyukai kebudayaan Tionghoa,tentu saja masih dalam batasan yang wajar. Saya suka melihat festival imlek dan hunting kue keranjang,melihat festival kue bulan,makan dikedai kopi,memesan kwetiau,bakpao,kembang tahu atau semangkuk bubur ayam dengan cakwe.



Nah,kalau kamu juga punya kegemaran yang sama dengan saya,maka kalau ke Pekanbaru,kamu wajib main-main ke Pasar Sago, Chinesse Trade Centre -nya orang Pekanbaru
Mulai dari Pasar Sago,jl Juanda,Jl Karet,jl Senapelan ,itu akan dipenuhi dengan nuansa Tionghoa

"Pada pagi hari,berbelanjalah di Pasar Sago,disini kamu akan mendapatkan segala kebutuhan dapur dalam kualitas paling segar dan paling bagus,harga murah dan tak kalah dengan yang ada di supermarket .Bahkan ,beberapa barang tidak dijual di pasar-pasar lainnya,hanya dijual dipasar sago"
Ikan paling segar

Kemudian, banyak jajanan pasar ala tionghoa,apalagi kalau mendekati hari-hari besar masyarakat Tionghoa, Mulai dari kue sembahyang,sampai kue sajian untuk tamu pasti bisa ditemukan dalam berbagai macam kualitas,merk dan harga.


Kawasan Pasar Sago
* itu Reza dari belakang

Ketika memasuki kawasan pecinan ini,kita akan diiringi lagu-lagu pop tionghoa yang mendayu-dayu atau sorak sorai, semakin kuat saja nuansa pecinannya.  Kemudian saya pun mulai berbelanja, Awalnya sih sesuai list kebutuhan dapur. Teman saya,Reza,paling suka membeli Ikan Lumi/ikan Lomak,ikannya sangat lembut dan hanya ada dari Bagan .Sengaja saja bawa Reza,karena dia jago nawar.
Ikan lumi yang mengugah selera untuk di sop

setelah list belanja terpenuhi terkadang saya khilaf membeli Kembang Tahu, kue keranjang,sampai sarapan di kedai kopi dan membawa pulang sebungkus cakwe dan bolang baling. hehehe...

*pict originally from @pkulover

*Oh ya,saya punya beberapa tempat khusus yang memang menjual kembang tahu dan cakwe paling enak,nanti diceritakan di postingan lain ya :)

Nah,di malam hari,kawasan pecinan ini agak sepi,hanya kedai-kedai kopi saja yang masih buka, Tapi tidak mengapa,jalan-jalan malam dikawasan sini sambil hunting foto juga oke. Karena di sepanjang jalan karet,ada lampion yang menyala,kalau ada perayaan ,lain cerita .Tentu ramai dong,seperti perayaan kue bulan yang ku hadiri pada tahun 2012 lalu

Nah,siap untuk hunting makanan di kawasan pecinan Pekanbaru?
kalau siap,jangan lupa ajak-ajak ya ??

16 comments:

  1. Wow, masuk pasar Sago, diiringi lagu-lagu pop tionghoa, ah asyiknya... Ih...lucu ngeliat ikan lumi nya dan kangen sama kembang tahu.. makasih sharingnya mbak Mutia..

    ReplyDelete
    Replies
    1. kembang tahu enak buat sarapan setelah keliling2 pasar ^^
      ya mbak..sama2

      Delete
  2. wah aku jg suka banget kuliner tionghoa hehe enak enak,. salam kenal mak

    ReplyDelete
  3. Tidak ada salahnya memang mengapresiasi budaya Tionghoa. Toh, budaya Indonesia sendiri sudah terpapar pengaruh budaya Tionghoa dari dahulu kala. Misalnya dalam bidang kuliner.

    Untuk mencari bahan-bahan masakan memang ada kalanya harus pergi ke toko Tionghoa untuk mendapatkannya. Saya punya pengalaman susah nyari kulit kembang tahu di pasar tradisional.

    ReplyDelete
    Replies
    1. yao benar sekali...
      iya,kulit kembang tahu,kadang-kadang kosong di pasar biasa :)
      kulit kembang tahu untuk dimasak bersama tauco itu lebih enak :D

      Delete
  4. Replies
    1. kue sembahyang ada banyak... ada kue kue ku,kue bulan,kue keranjang... belum kalau disertakan dengan lauk pauk dan berbagai jenis buah untuk melengkapi..
      tentu ada makna dibalik makann2 yg digunakan untuk sembahnyang mak...

      Delete
  5. Indahnya negri ini ya mak Mutia. Perbedaan tradisi dan etnis membuat Kita kaya rasa.
    Kalo jalan2 di pasar gini, sering listnya nambah lbh dr catatan gak..?..hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mak...
      wiih..sering banget mak,apalagi nemu sayur,buah atau daging yg "lucu" atau jajanan yg blm pernah dimakan... kadang jadilah dompetnya bocor halus.hehehe

      Delete
  6. Betul, Mak. Entah kenapa tiap main di daerah Pecinan atau Kampung Arab, rasanya seru aja :D

    http://thehappymimi.blogspot.com/

    ReplyDelete
  7. Waduuuh, saya malah belum pernah belanja di sana :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. ayo mak.. aku suka banget belanja disana... hehehe sekalian sarapan

      Delete

Post Top Ad

My Instagram