Surga Kecil itu bernama Sapu Lidi Centre

Kota Pekanbaru,Kota yang saya tempati sekarang,masih jarang ada objek wisata alam,sungai dan sebagainya. Kota Pekanbaru yang sedang berkembang ini mengandalkan Wisata MICE sebagai daya tarik promosinya.

Tapi ternyata setelah di eksplorasi lebih dalam,saya menemukan tempat "seakan-akan bukan Pekanbaru" begitulah kira-kira. Beberapa waktu lalu ,di mata kuliah Komunikasi Inovasi ada tugas kelompok,observasi ke Tempat,komunitas,orang,yayasan atau apapun yang memiliki inovasi bagus Di Kota Pekanbaru.



Beberapa list calon sudah ada di tangan saya,mulai dari kuliner,lifestyle,komunitas,sekolah. Satu persatu kami hubungi dan kunjungi untuk pengenalan tugas ini dan kesediaannya untuk kami observasi sehari saja. Ada yang menolak,menunda bahkan diabaikan. Berbagai alasan dikemukakan,tentunya kami tidak bisa memaksa :) .

Sampai pada akhirnya ,saya teringat ada suatu Workshop daur ulang dan ia juga memfasilitasi beberapa kopdar-kopdar komunitas yang ada Di Pekanbaru. Melalui salah satu grup whatsapp yang saya ikuti,saya melempar pertanyaan "Siapa yang punya kontak sapu lidi center" Beruntungnya saya,salah satu dari anggota adalah PR dari workshop tersebut. Bang Dyas namanya.

Tak membuang waktu, saya mengontak  Om Richard Sang, pendiri Sapu Lidi Center dan menanyakan kesediaanya untuk kunjungan kelompok kami dan wawancara mengenai Sapu Lidi Center. Alhamdulillah beliau bersedia dan kami pun membuat janji.

Akhirnya,kelompok saya yang beanggotakan 7 orang mengunjungi Sapu Lidi Center.
Sapu Lidi Center merupakan workshop daur ulang barang bekas,perpustakaan mini,budidaya ikan,konsultan green arsitek dan sepertinya apapun kegiatan positif  bisa dilakukan di sini.








 penampakan Sapu Lidi Center dari depan


Nah,dari gambar diatas,mungkin warga Pekanbaru ga yakin ini berlokasi di Pekanbaru,tapi percayalah ini Pekanbaru saudara-saudara.

Kedatangan kami disambut 2 orang pemuda yang tinggal di Sapu Lidi Center ini,yaitu Mas jadi dan mas... (maaf saya lupa nama mas satu lagi)
Mas Jadi dan rekannya

Kurang beruntungnya kami,kami tidak menemui Om Richard tersebut,sepertinya ada urusan penting.Tetapi syukurnya dua orang mas yang ramah ini bisa mewakili Om Richard untuk wawancara.

Di Sapu lidi center ,kita bisa sekedar duduk ngobrol,mengadakan kopdar komunitas,event kampus,belajar mendaur ulang barang,membaca buku dan banyak hal lainnya. Sapu Lidi Center terbuka bagi siapa saja yang ingin mengadakan kegiatan. kecuali ..kegiatan politik,kampanye. 






 ini di dalam Sapu lidi center, ada kolam ikan,rumah baca yang homey banget,saung-saung tempat duduk-duduk dan beberapa produk hasil daur ulang yang dipajang dan siap untuk dijual

 Workshop dan gundang penyimpanan bahan-bahan yang akan di daur ulang

Di sapu lidi center ini rencananya juga akan ada makanan,tapi untuk saat ini baru ada teh dan kopi,pengunjung bisa minum kopi atau teh. Tapi dimana-mana,orang-orang yang pernah berkunjung ke sapu lidi akan menyarankan untuk mencicipi  Teh serainya Sapu Lidi Center .Tehnya enak,lembut rasanya.


Terimakasih untuk Sapu Lidi Center yang bersedia menjadi objek observasi kami :)

Sapu Lidi Center
Jl Pahlawan Kerja No 47 Pekanbaru
Cp: Richard Sang :
081371119123

Comments

  1. aik ya tempatnya,sepertinya penah denger,dulu ada pamerannya di Siak kalo g salah hehe

    ReplyDelete
  2. Enaakk ya tempatnyaa, hijauu, teduh...betul2 sarana edukasi masy, two thumbs up buat pendirinya. Smg makin byk t42 positif kaya gini. Sukses buat tugasnya:)

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya adem.. jadi ga berasa di kota pekanbaru jadinya ...

      Delete
  3. oh...
    saya salah kira, kirain sapu lidi restoran yang di bandung :)
    ho ho ho

    tapi, sepretinya tempatnya menarik
    ada kolam2 yang eksotis dan perpustakaannya juga asyik keliahtannya

    ReplyDelete
  4. manteb nih
    sukses selalu yaa
    sukses juga buat sapu lidi centre, saluut :)

    ReplyDelete
  5. ulasannya keren mbak...aku dah follow blog mbak...bila tidak kebratan folbek ya :)

    ReplyDelete
  6. Aku besok mau kesini juga mbak, ada tugas wawancara dari dosen. Makasih ya mbak info nya ☺☺

    ReplyDelete
  7. wewwwsss pertama kali kesini waktu diajak meetup Relawan Mengajar gitu kalau nggak salah.
    dan yang paling khas dan ga ditemukan dimana-mana itu Teh Sereh, beda dari cafe ataupun tempat yang menyediakan teh sereh, gatau ini jenis sereh yang digunakan apaan :D
    suasana yang dingin kalau malam, sejuk dengan lampu minimalis, ohhhhh indah nyaaaa.. bertemu dengan orang-orang ramah dan inspiratif.
    emang surga banget!

    Mute itu ada spam diatas :3

    ReplyDelete

Post a Comment