Post Top Ad

Ini Dia Tips Menyimpan Dan Merawat Jilbab Kesayangan

Kalau dihitung-hitung sudah cukup lama saya menggunakan hijab, ada sekitar 10 tahun . jilbab yang saya pakai berbagai macam, mengikuti model dan trend yang ada, hehehe. Mulai dari jlbab model segi empat, jilbab pashmina hingga khimar panjang semua ada. Belum lagi kalau mama atau adik saya baru beli hijab, duh itu kadang juga termasuk saya pinjam juga.
Nah, setelah sekian tahun itu pastilah jumlah jilbab yang saya miliki banyak banget, kalau boleh dibilang menumpuk. Tidak mungkin kondisi seperti ini dibiarkan, seharusnya sih apa yang kita kenakan itu penyimpanannya berputar. Daripada menumpuk tidak karuan, ada baiknya koleksi jilbab ini disortir. Jangan sampai menumpuk, berdebu hingga tak terlupakan.

Kebiasaan ini sepertinya jangan sampai masih dilakukan di tahun 2018 ini. kebetulan, Kali ini saya ingin berbagi tips dalam menyimpan serta menggunakan jilbab yang lebih efisien dan bermanfaat, ini dia tipsnya
1. Susun berdasarkan model
Nah seperti saya tulis diatas, model jilbab itu bervariasi. Tapi yang sering saya gunakan itu jilbab segi empat katun/voal, jilbab pashmina serta khimar. Dengan menyusun sesuai model, kita bisa lebih cepat mencari sesuai busana yang akan dikenakan, sehingga menghemat waktu kalau harus buru-buru pergi.
2. Susun berdasarkan warna

Setelah susun berdasarkan model lanjutkan berdasarkan warna. Tidak bisa dipungkiri, pasti dalam satu model kita bisa punya 2-3 lembar jilbab dengan warna yang senada. Cara ini bermanfaat banget buat kamu yang kadang galau merah maroon atau merah cerah yaaa? Terus ini juga berdasarkan pengalaman saya punya kawan yang memang memperhatikan keserasian warna dalam berpakaian, hahaha.
3. Gantung pada hanger
setelah disetrika dengan rapi langsung gantung jilbab di hanger,bahkan sudah ada hanger khusus jilbab kan? manfaatnya sih meminimalisir jilbabb kusut dan banyak lipatan. Ketika diperlukan bisa dengan mudah diambil dan dikenakan. apalagi buat kalian yang hobi hembus-hembus jilbab karena merasa ujungnya belum rata. itu suka gemes sendirilah ya?
4.Cuci menggunakan tangan
Agar menjaga bentuk hijab agar tidak berubah, cucilah jilbab menggunakan tangan. Pencuciannya pun tidak sulit, rendam sebentar bersama detergen,kucek-kucek ringan dan jemur. Karena ada beberapa bahan yang perlu penangangan khusus. Seperti hijab yang menggunakan pet, tidak ingin mengubah bentuk petnya dan terlihat aneh hingga jadi engga dikenakan bukan?
5. Mix n match
Nah ini banget yang kreativitas kita diuji, selain dikenakan sebagai penutup kepala. Jilbab bisa dikenakan dengan berbagai gaya. Kalau jilbabnya tidak terlalu panjang, seperti ukuran 50x50 cm bisa diikatkan pada leher, jadi penghias tas. Kalau jilbab pashmina bisa jadi selendang atau dijadikan outer untuk melengkapi pakaian yang polos. banyak cara yang bisa diterapkan kalau pengen dicoba.
Nah kalau sudah menerapkan beberapa tips diatas, saya percaya koleksi jilbab tidak akan menumpuk lagi. karena sudah terorganisir dengan rapi. Tapi tidak sampai disini, bagaimana sisa jilbab yang tidak ingin dipakai lagi? setelah disortir dengan baik, bisa disumbangkan karena masih banyak diluar sana yang memerlukan jilbab tapi belum mampu beli atau mengadakan garage sale. hasil garage sale bisa dimanfaatkan untuk membeli keperluan lain atau disumbangkan menjadi sedekah. yah intinya sih, kudu bisa menyiasati agar tidak ada barang yang menumpuk dan sia-sia. jadi tips mana yang sudah kalian terapkan? atau malah belum ada? Yuk dicoba,demi keseimbangan isi lemari kalian.

18 comments:

  1. huaa ini saya serasa ditampar bnaget wkwkw, jilbab saya numpuk ga jelas loh kadang mau nyari aja susahnya pake banget, thanks banget mbak ini mengingatkan saya banget nih

    ReplyDelete
  2. Tips aku beli jilbab yg warna netral jadi bermanfaat banget dan kalo dulu tuh suka latah.. 1 model jilbab bisa beli berbagai warna.. tapi akhirnya ngga terpakai dan disumbangkan kepada yang lebih membutuhkan

    ReplyDelete
  3. Wah, boleh-boleh nih tipsnya. AKu masih sembarangan lho nyimpen jilbab. jadinya kalo mau dipake suka riweuh nyarinya. Ketumpuk2 dan campur warna. Bikin lieur. :D

    ReplyDelete
  4. Makasih kak tipsnya, kalau saya sendiri dalam beli jilbab itu yang penting nyaman dan harganya terjangkau heuheuuu. Emang bener sih biasanya kudu pake hanger biar ga banyak lipatan juga.

    ReplyDelete
  5. Ooh ternyata jilbab itu ada hanger khususnya untuk mencegah kusut ya Mba, ntar suruh si dia beli akh supaya jilbabnya semakin tertata rapi.

    ReplyDelete
  6. poin 1-4 nggak pernah saya lakuin mbak..biasanya saya campur semua jilbab termasuk saat cuci. kalau dipisah-pisahin biasanya berdasarkan bahan..

    emang benr tapi, kalau nyuci pakai tangan bakal lebih terawat jilbabnya

    ReplyDelete
  7. Saya belum berdasarkan warna nih, kayaknya tips bagus nih biar lebih memudahkan lagi kalau lagi perlu terutama kalau lagi mefet waktunya hehe..

    ReplyDelete
  8. Wah aku gak pernah kepikiran nyusun jilbab berdasarkan warna gtu mbak. Tipsnya berguna bangte mbak. Aku jd pengen nih beli hanger khusus buat gantung jilbab :D

    ReplyDelete
  9. Untuk nomor 4 setiap jenis jilbab itu sama berarti ya mbak cara membersihkannya? Soalnya setauhuku bahannya bisa beda-beda.

    ReplyDelete
  10. Tetimakasih tipsnya, langsung saya praktekkan ini di rumah :) saking banyak kerudung suka lupa koleksi warna apa aja yang saya punya, buntutnya beli lagi dan lagi dan jadi numpuk doang deh.

    ReplyDelete
  11. Penting banget ya mbak merawat jilbab agar awet, soalnya pernah ada pengalaman jilban tidak dirawat nyuci juga asal2an jadinya nggak tahan lama, cepet rusak. Jadi pengalaman

    ReplyDelete
  12. Kalau yang namanya kesayangan pasti selalu dijaga ya kak.apalagi jilbab yang keseharian selalu menemani aktivitas luar ruang si kakak.

    Siap.saya bawa pulang ini catatan tuk istri baca agar makin sayang dan jadi kesayangan

    ReplyDelete
  13. Jilbab sekarang sudah jadi bagian dari fashion bukan sebagainpelengkap lagi dan terkadang jumlahnya lebih banyak dari busana jadi memang penyimpanannya mesti tepat sehingga tidak rusak dan tetap apik digunakan

    ReplyDelete
  14. Kalau jilbab Saya paling suka yang instan karena selain tidak ribet ya menggunakannya lebih mudah dan untuk menyimpannya pun Saya biasanya mengangantung di Hanger dan disimpan di lemari

    ReplyDelete
  15. Ak selalu menggantung jilbab-jilbab aku (kalo lagi inget) dan kebiasan buruknya main taro aja dikeranjang pakaian

    ReplyDelete
  16. Ak selalu menggantung jilbab-jilbab aku (kalo lagi inget) dan kebiasan buruknya main taro aja dikeranjang pakaian

    ReplyDelete
  17. Aku digantung juga pakai hanger, tapi suka malas jadi ku tumpuk tumpuk aja diatas jadinya kalo mau ambil satu jilbab harus bongkar semua. Hahaha

    ReplyDelete
  18. Jilbabku ada selemari kaka. Belum sempet rapihin mana yg masih kepake dan mana yang engga. Niatnya sih pas libur lebaran ini mau di beres beresin. Makasih sharingnya yaa

    ReplyDelete

Post Top Ad