Post Top Ad

Tips Memilih Financial Service yang Tepat

Tiap produk investasi pastinya punya kelebihan dan kelemahan. Untuk itu, Anda perlu mencari produk investasi yang sesuai dengan kebutuhan investasi yang Anda inginkan dengan cara mengenali lebih dalam produknya. Investasi yang aman biasanya mengantongi izin otoritas jasa keuangan serta memiliki badan hukum dari otoritas yang berwenang.  Pastikan Anda berinvestasi di perusahaan financial service yang terpercaya.

Tips Terhindar dari Financial Service Abal-abal
  1. Pastikan identitas perusahaan jelas.
Pastikan Anda mengetahui alamat, kapan berdirinya serta orang yang paling bertanggung jawab pada perusahaan keuangan tersebut. Bisnis keuangan dari Otoritas jasa keuangan harus mempunyai identitas dan lokasi yang jelas. Financial servise tersebut juga harus mempunyai alamat penanggung jawab yang jelas sehingga jika terjadi masalah bisa dengan mudah dimintai nilai pertanggungjawaban.

  1. Mengantongi izin dari otoritas yang berwenang
Tidaklah mudah untuk mendapatkan izin dari otoritas resmi. Financial service tersebut aman jika sudah mendapat legalitas dari otoritas resmi. Pastikan izin usaha perusahaan tersebut sudah terdaftar. Contohnya, jika kamu ingin berinvestasi pada bidang keuangan, carilah usaha yang telah mengantongi izin dari otoritas jasa keuangan (OJK). Tetapi izin tidak bisa menjadi acuan utama. Karena itu, check juga apakah perusahaan tersebut sesuai dengan perizinan. Misalnya, terdapat beberapa usaha jasa keuangan yang memiliki izin sangat lengkap tetapi setelah diselidiki lebih dalam ternyata izinnya sudah kadaluwarsa.

  1. Cek izin pemasaran produk
Seringkali sebuah produk mempunyai izin yang lengkap tetapi ternyata mempunyai batasan misalnya hanya bisa dipasarkan dalam lingkup wilayah tertentu, masa pemasaranya sudah habis sehingga produk tidak bisa dipasarkan kembali. Pastikan juga yang memasarkan produk tersebut merupakan mitra resmi dari pusat. Banyak kasus investor tertipu sales yang tidak resmi sehingga berakibat pada uang yang diinvestasikan dibawa lari oleh pihak tidak bertanggung jawab.

  1. Jangan mudah tertarik dengan usaha yang mencurigakan.
Jika merasa curiga dengan sebuah investasi yang ditawarkan kepada Anda, jangan tergiur. Tetapi jangan langsung menuduh juga secara sepihak. Jika telah menemukan bukti sebuah investasi mencurigakan, Anda bisa melaporkanya segera kepada layanan konsumen yang disediakan otoritas jasa keuangan.

  1. Pertimbangkan memilih Investasi produk keuangan atau non-keuangan
Investasi biasanya dilakukan melakui dua kategori yakni produk keuangan melalui jasa keuangan dan produk non-keuangan lewat industri sektor rill. Yang membedakan keduanya adalah penerbitnya. Produk keuangan diterbitkan oleh lembaga keuangan dengan financial service  atau industri jasa keuangan sebagai peserta aktifnya. Sedangkan produk non-keuangan yang menerbitkan adalah perusahaan pelaku industri di sektor rill. Dalam investasi produk keuangan, investor menerima bukti hak milik dalam bentuk instrumen keuangan yang diterbitkan oleh lembaga keuangan seperti perusahaan pembiayaan, asuransi, sekuritas dan bank. Bentuk dari instrumen keuangan adalah dokumen yang mewakili hak claim yang merupakan tujuan utama investor berinvestasi. Investasi pada industri sektor rill produknya berupa tabungan, obligasi, saham, reksadana, deposito, dan sebagainya.

Untuk investasi pada produk non-keuangan biasanya investor mendapatkan produk yang mempunyai bentuk misalnya properti, mesin, logam mulia, kendaraan, komoditas pertambangan dan pertanian serta lainya yang berbentuk fisik. Dalam investasi produk keuangan, investor berinvestasi atas dasar percaya pada perusahaan yang akan mengelola modal yang ditanamkanya. Sedangkan untuk investasi non-keuangan, investor berinvestasi berdasarkan keyakinan barang tersebut suatu saat mempunyai nilai tambah.

Sebelum memutuskan berinvestasi pada financial service, baiknya pastikan perusahaan tersebut diawasi oleh regulator yakni Otoritas jasa keuangan (OJK) dengan cara mengecek websitenya. Jangan mudah  tergiur dengan iming-iming pengembalian investasi yang tinggi.

No comments:

Post a Comment

Post Top Ad