Wisata Kesehatan Malaysia Healthcare: Layanan Kesehatan Praktis Ala Malaysia

“Rezeki anak sholehah” begitu kata banyak teman-teman saya ketika saya mempersiapkan “kembali” keberangkatan menuju Malaysia. Sempat batal pergi ke Negeri Jiran tersebut karena papa sakit, ternyata Allah kasih jawaban lain untuk saya tetap pergi ke Malaysia.

Yup, akhir bulan Oktober lalu saya ke Malaysia untuk memenuhi undangan dari Malaysia Healthcare Travel Council selama 4 hari, dari tanggal 30 Oktober- 2 November 2019. Saya sangat antusias dengan trip kali ini, karena merupakan trip perdana saya keluar negeri. Selain itu juga ingin menjawab rasa penasaran bertahun-tahun lalu. Ketika saya SD, teman sebangku saya pergi selama seminggu untuk operasi di Malaysia. Penasaran, seperti apa berobat di Malaysia itu. Well, sekarang sih teman saya masih ada dan insya allah sehat.

Terlebih saya melihat, bagi orang Pekanbaru berobat ke Malaysia sudah tidak asing lagi. Karena kalau naik pesawat tiketnya cukup murah dan hanya waktu tempuh penerbangannya juga singkat, yakni 45 menit ( baru merem udah sampai saja, hehe). 
Setelah urusan pekerjaan saya selesaikan, saya pun berangkat bersama 2 orang teman baru, yakni Bang (Ucok) dari Tribun Pekanbaru serta Bang (Nanda) dari Riau Pos. Ada cerita lucu saat keberangkatan, Sakingkan grogi karena kelamaan tidak pergi kemana-mana, saya lupa mengantar koper ke bagasi, ckckck. Bukan mutia kalau kelakuannya ada-ada saja.

Mengenal Malaysia Healthcare Travel Council 
Setiap negara tentu memiliki badan tersendiri untuk mempromosikan berbagai programnya dan Malaysia Healthcare Travel Council atau disingkat MHTC, merupakan organisasi non profit yang mulanya berada di bawah naungan Kementerian Kesehatan, namun saat ini MHTC berada dibawah Kementerian Keuangan Malaysia. Didirikan pada tahun 2009, MHTC berupaya memfasilitasi dan mengembangkan industri pariwisata kesehatan Malaysia di bawah brand “Malaysia Healthcare” untuk menjadikan Malaysia sebagai tujuan utama pariwisata kesehatan di dunia. Sejak itu, MHTC telah menyatukan para pemain industri dan penyedia layanan ke dalam sebuah strategi pengembangan yang berfokus untuk meningkatkan profil pariwisata kesehatan Malaysia di kancah dunia. Ini merupakan contoh model kemitraan antara publik-swasta (public-private partnerships—PPP) yang telah berhasil dalam mengembangkan sektor pariwisata kesehatan di Malaysia.

Tugas MHTC sendiri ialah mempromosikan wisata kesehatan Malaysia, targetnya ialah menjadikan Malaysia sebagai tujuan nomor satu untuk perawatan kesehatan di Asia. Melalui MHTC diharapkan pasien dapat dengan mudah berobat di Malaysia. Terlebih bagi mereka yang belum pernah ke Malaysia. Keunggulan Pelayanan MHTC dilakukan dari sebelum keberangkatan seperti konsultasi dengan dokter, memilih rumah sakit yang sesuai dengan tujuan pengobatan. Hingga saat pasien berada di Malaysia seperti penjemputan dari bandara, pengantaran ke tujuan hingga kembali pulang ke negara asal (end-to-end service).

Untuk kemudahan calon pasien, komunikasi dengan MHTC pun sangat mudah. Calon pasien bisa datang langsung ke kantor perwakilan MHYC di Jakarta ataupun konsutlasi melalui online saja. Terdapat 73 rumah sakit swasta yang bekerjasama dengan MHTC. Jadi bagi calon pasien dapat memilih rumah sakit sesuai jenis pengobatan atau faktor lainnya (dekat dengan rumah saudara, sesuai budget atau dekat dengan lokasi tertentu) Cakupannya cukup luas, mulai dari Kuala Lumpur, Melaka hingga Penang.

Merasakan langsung pelayanan MHTC
Setibanya di KLIA 2, kami langsung merasakan “simulasi pasien MHTC” Dikatakan simulasi, karena kami disambut dengan prosedur yang sama seperti pasien-pasien lainnya yang akan berobat. Seperti dijemput secara khusus oleh pihak MHTC, dijemputnya tidak saat keluar dari bandara, melainkan langsung saat keluar dari garbarata. Disana sudah ada petugas MHTC yang menjemput, selain itu kami juga tidak melalui imigrasi jalur umum, melainkan pada jalur khusus untuk Pilot, Pramugari hingga diplomat. Tentu dari sini saja sudah menghemat waktu. (Karena dikemudian hari saya baru mengetahui antrian imigrasi harus sabar dan antri minimal 30 menit)
Sambil menunggu rombongan rekan media dan blogger lainnya, kami diantar ke Lounge MHTC. Lounget tersebut merupakan fasilitas dari MHTC juga, sembari mempersiapkan keberangkatan menuju hotel atau rumah sakit, pasien akan singgah sebentar di lounge tersebut. Di lounge ini terdapat help desk, sofa dan meja yang nyaman dan jendela dengan view bandara.

Setelah semuanya datang, kami pun langsung menuju penginapan selama di Kuala Lumpur, yakni Hotel Park Royal Service Suite. Tapi sebelum masuk kamar, kami langsung menghadiri sesi media briefing di Hotel Istana. Dekat aja jaraknya, cuma karena hujan kami naik Bas Persiaran (semacam Bus mini gitu).

Malaysia sebagai Pelopor Wisata kesehatan
Di sesi media briefing ini kami bertemu langsung dengan Ms. Sherene Azli, selaku CEO Malaysia Healthcare Travel Council. Di sesi ini dijabarkan langsung bagaiamana perjalanan MHTC sebagai pelopor wisata kesehatan.
Sudah sejak tahun 1998 Sistem perawatan kesehatan Malaysia diatur secara ketat oleh Kementerian Kesehatan Malaysia melalui Private Healthcare and Facilities Service Act (1998) yang mengedepankan keselamatan pasien serta biaya perawatan terjangkau. Sehingga teman-teman tidak perlu takut dan ragu bila ingin berobat ke Malaysia. Apalagi dengan hadirnya MHTC juga lebih praktis dan aman.
Networking Dinner Malaysia Year Healthcare Travel 2020
Setelah sesi media briefing, acara dilanjutkan dengan Networking Dinner Malaysia Year Healthcare Travel 2020 yang digelar di Tourism Malaysia. Jadi di tahun 2020 diluncurkan juga campaign Visit Malaysia 2020, dimana dikedepankan promosi wisata kesehatan Malaysia. Banyak belajar dari Malaysia bagaimana mengemas perawatan kesehatan dan rumah sakit dapat dijadikan sebuah wisata. Jadi diharapkan setelah proses perawatan selesai, pasian dan pengunjung dapat menikmat kesempatan bersenang-senang juga di Malaysia. Pada dinner ini kami disajikan penampilan dari berbagai suku dan etnis yang ada di Malaysia, selain itu juga berkesempatan mencicipi menu-menu yang lezat juga.
Launching Malaysia Healthcare Travels 2020 
Nah ini adalah acara inti dari perjalanan kali ini, tanggal 31 Oktober kami menghadiri Launching Malaysia Healthcare Travels 2020. Ternyata saya baru sadar bahwa acara ini bertaraf internasional, pasalnya tamu yang datang tidak hanya dari Indonesia dan Malaysia saja melainkan berbagai media dan blogger yang berasal se-Asia. kami dari Indonesia kemudian dari Brunei Darussalam, Tiongkok, Vietnam, Kamboja, Myanmar, India dan Bangladesh dan tak lupa juga saya melihat utusan dari Tiongkok.
Berlokasi di Hotel Majestic, sebelum acara launching para tamu disuguhkan welcoming drink, cemilan dan diajak untuk menikmati sesi back massage selama 10 menit. Wah, saya sangat tidak melewatkan sesi ini dong. Hahaha. Selain itu ada juga bisa bermain permainan tradisional seperti congklak dan bola bekel.
Setelah presentasi oleh Ms. Sherene Azli, ternyata pada acara ini juga dilaunching maskot MyHT 2020, bernama Dr Enggang. Dr Enggang ini berupa seekor burung Rangkong. Arti dari maskot ini adalah keramahtamahan Malaysia yang menjadi kunci utama wisata kesehatan Malaysia.
Selain itu di akhir acara juga dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara MAS Airlines dan MHTC juga berlangsung di tengah acara peluncuran MyHT2020. Selama ini, MAS telah berperan besar dalam memastikan pengalaman perjalanan pasien yang bebas hambatan; dan penandatanganan MoU ini tentunya akan memperkuat layanan industri perjalanan kesehatan Malaysia. Dalam waktu dekat, para wisatawan kesehatan akan dimanjakan dengan berbagai paket perjalanan kesehatan yang menarik sebagai bagian dari MyHT2020. Eh, kalau ngomongin MAS Airlines, maskapai ini baru saja membuka jalur penerbangan dari Pekanbaru ke Malaysia lho, semoga jadwal yang tersedia juga semakin banyak di tahun 2020 ini ya.
Satu lagi informasi yang tak kalah menarik lagi, untuk memaksimalkan pelayanan Malaysia Healthcare, sekarang Malaysia Healthcare bekerjasama dengan Traveloka untuk proses pemesanan hotel dengan MHTC Deals (diskon up to 25%). 

Perawatan End-to-End Bebas Hambatan
Ingin mengetahui lebih lanjut mengenai MHTC dapat mengunjungi kantor cabang MHTC di Jakarta yang terletak di SPACES, Lantai 3, WTC 3, Jl. Jend. Sudirman, Kav. 29-31, Karet Sudirman, Jakarta Selatan, DKI Jakarta, Indonesia 12920 atau 

Pusat Panggilan MHTC, yang dapat dihubungi melalui nomor telepon 1-800-188-688 (untuk Malaysia) atau +603 272 68 688 (untuk luar Malaysia), bertugas untuk melayani segala pertanyaan mengenai pariwsata kesehatan. Pusat Panggilan MHTC beroperasi dari Senin hingga Jumat mulai pukul 09:00 hingga 18:00 (GMT +8).

MHTC Concierge and Lounge (MCL), yang juga terintegrasi dengan Pusat Panggilan MHTC, adalah suatu pusat terpadu yang menyediakan akses bagi para wisatawan kesehatan untuk mencari informasi lengkap mengenai pengalaman menginap yang nyaman dan bermanfaat di Malaysia bagi para wisatawan kesehatan. Berlokasi di Balai Kedatangan Bandara Internasional Kuala Lumpur (Gerbang 8), Balai Kedatangan KLIA2 dan Bandara Internasional Penang, MCL memiliki tujuan utama untuk:

· Menyebarkan informasi mengenai layanan kesehatan;
· Memberikan informasi tentang transportasi, akomodasi, dan perjalanan di Malaysia

Sebuah tim yang berpengalaman akan membantu memberikan informasi yang memenuhi kebutuhan setiap wisatawan kesehatan, mulai dari rumah sakit dan pusat perawatan, jenis perawatan yang tersedia, akomodasi, serta kebutuhan pariwisata kesehatan lainnya.

Para calon wisatawan kesehatan juga dapat memperoleh beragam informasi mengenai layanan kesehatan di Malaysia, seperti perawatan medis, akomodasi dan perjalanan, di situs web ini:
Media Sosial Malaysia Healthcare
● Facebook – facebook.com/malaysiahealthcare.org
● Instagram – instagram.com/malaysiahealthcare





10 comments

  1. Selain wisata kuliner, alam dan belanja, tujuan lain aku ke Malaysia emang wisata Medis sih Mut! Hehe! Icip pelayanan medis di Melaka, icip pelayanan medis di Johor sampai akhirnya menjatuhkan hati ke Penang sebagai kota untuk berobat. Karena nyaman dan banyak kuliner haha. Tapi selalu all by myself dateng sendiri tanpa bantuan agent. Next time boleh nih klo ada sodara yg butuh ditemenin aku bakal minta buat coba pakai agent MHTC!

    Anyway, thank you for sharing ya Mut

    ReplyDelete
  2. Salut juga melihat pelayanan terbaik yang diberikan dari MHTC ini, terus ada perawatan End to End bebas hambatan yang sangat membantu masyarakat.

    ReplyDelete
  3. kalau di Malaysia sih enak mut, selain karena deket dengan Pekanbaru, kita serumpun jadi dari segi makanan, bahasa ga susah. Ya mudah mudahan kita selalu diberikan nikmat sehat oleh ALLAH SWT.

    ReplyDelete
  4. Enak bangetttttt. Bisa cobain langsung berobat di Malaysia. Tapi yang paling epik dijemput ala medis di Bandara gokil sih itu hahah Pasti seru.

    ReplyDelete
  5. Wees jadi semua aja malaysia nih ada ya. Wisata heritage nya, wisata kuliner nya, dan sekarang ada wisata kesehatan nya. Tapi emang sih bagus RS di malay itu, soalnya papaku pernah juga berobat kesana

    ReplyDelete
  6. Jadi MHTC ini bisa ke semua RS di Malaysia apa gimana? Kbtln mertua memang sdh rutin cekup tahunan ke sini, apalagi memang pelayanan medik nya dinilai bagus dan cepat sih

    ReplyDelete
  7. Beruntung sekali ya masih bisa ke malaysia lagi. Semoga segala pengetahuan dan pengalaman yang didapat di sana bisa bermanfaat bagi semua

    ReplyDelete
  8. Pengalaman yang menyenangkan ya Mut, bisa mengenal MHTC ini. Aku bahkan juga ditanyai tentang perawatan fertility nya begitu pulang dari event ini kemarin. Kata temanku, dia nanya2 karena pengennya gak usah berlama-lama menjalani proses pemeriksaan di klinik

    ReplyDelete
  9. Malaysia memang jadi solusi pengobatan terbaik ya untuk saat ini karena beberapa orang yang aku kenal sengaja memilih terbang kesana karena kualitas dan pelayanan terbaik

    ReplyDelete
  10. kagum banget sama fasilitas pelayanan kesehatan yang dimiliki Malaysia.. semoga Indonesia juga cepat2 punya fasilitas kesehatan lengkap dan pelayanan terbaik, tentunya dengan harga terjangkau semua kalangan.. Aamiin..

    ReplyDelete