Merencanakan Keuangan Yang Mantap Dengan Jenius BTPN

Tahun 2010 merupakan tahun pertama dimana saya menabung di bank, bertahun-tahun lamanya saya adalah nasabah yang bertransaksi secara konvensional. Yup, konvesional disini pergi ke teller untuk menyimpan uang, datang ke atm untuk transfer uang ketika bertransaksi dan print buku tabungan berkala setiap tahunnya. Tapi 2 tahun terakhir, kehidupan keuangan saya berubah secara drastis. Yup, 2 tahun lalu saya resmi menjadi nasabah dari Jenius BTPN.

Saya tertarik membuka akun jenius karena rasanya pusing juga harus bolak-balik ke atm untuk transfer ini dan itu. Terus semakin kesini ternyata kebutuhan saya mengenai pembayaran dan pembelian makin variatif. Tak hanya sekedar membeli skin care di e-commerce atau membeli pulsa. 

Pertama dan berkesan

Akhirnya, karena banyak kebutuhan saya pun mempelajari cara menjadi nasabah Jenius BTPN dan tidak menyangka akan semudah ini. Semudah ini? Iya, mudah dan praktis sekali prosesnya. Teman-teman bisa langsung saja instal aplikasi Jenius BTPN dan daftar lewat aplikasi tersebut. 
Semakin kesini pelayanan Jenius BTPN makin diperbaharui, kalau dulu saya perlu berkunjung ke Bank BTPN untuk aktivasi (wawancara dengan teller) kalau sekarang proses tersebut bisa dilakukan di aplikasi Jenius saja. Karena sudah ada fasilitas video call dan setelahnya tinggal tunggu saja kartu debit Jenius sampai ke rumah.
Setelah akun saya aktif dan kartu debit jenius sampai ditangan, saya mulai tuh eksplore kartu debit jenius ini bisa digunakan untuk transaksi apa saja. Jadilah saya berlangganan spotify untuk mendengarkan lagu, netflix untuk menonton film dan serial hingga membeli beberapa aplikasi di playstore. Ternyata transaksinya berlangsung begitu cepat, secepat transaksi pada umumnya.

Hidup lebih jenius dengan Jenius BTPN

Nah, tahun lalu saya punya cita-cita kalau sehabis kuliah harus bisa pergi jalan-jalan. Minimal ke Malaysia atau singapura, Katanya sih 2 negara ini cocok untuk travelling pemula. Nah, cintanya saya sama jenius, dia punya fitur saver, dimana kita bisa otomatis menabung dan menargetkan tabungan tersebut. Maka saya menyisihkan sebagian uang jajan, terlebih lagi teman-teman saya pun serempak untuk pergi ke Malaysia bulan september. Tapi ternyata rencana saya berubah haluan karena saya harus merawat papa yang sakit disaat september.

Rasanya sedih, tapi rupanya saya mendapatkan kesempatan untuk berkunjung ke malaysia di bulan oktober. Rasanya tak dapat diungkapkan lagi.

Oh ya, karena perjalanan saya dilakukan di akhir bulan. Saya cukup was-was, pasalnya kan belum gajian. Tanggal gajian saya sudah di malaysia tuh, tapi ternyata saya baru tahu kalau kita tetap bisa transfer walau diluar negeri. Jadi aja ketika gajian sudah turun, uang di rekening gajian, saya transfer ke rekening jenius. Selama di Malaysia saya cashless banget! 

Cashlessnya itu top-up kartu mrt tinggal tap, jajan-jajan tap, semua tinggal tap. Sampai terakhir kepulangan pun, saya hanya memegang 50 rm cash, beli oleh-oleh semuanya ya pakai kartu debit jenius aja.

Semenjak menggunakan kartu debit jenius, kehidupan keuangan saya lebih terencana. Saya bisa belajar menabung lebih baik dan terkontrol. Ya “Simpler life, happier you” deh pokoknya

14 comments

  1. Saya udah punya Jenius, tapi saldonya masih kosong. Waktu itu cobain isi dengan cara transfer masih gagal. Kayaknya harus cobain lagi

    ReplyDelete
  2. Udah banyak yang pakai Jenius ya, tapi aku belum.. tapi kalau liat keuntungannya kaya gini, bisalah pankapan dicoba

    ReplyDelete
  3. Menggunakan Jenius ini, nasabah dimanjakan banget dengan teknologi yah. Jadi mudah urusan :)

    ReplyDelete
  4. saya juga gunain jenius loh mba, apalagi udah ada wallet yang bs di sesuain dengan mata uang yang kita inginkan. Apalagi di Singapore kemarin ga perlu MRT Card, cm butuh jenius

    ReplyDelete
  5. Kartu debit jeniusnya sampe lusuh gitu ya mbak. Xixixi.. terbukti sering dipake nih. Ngebantu banget buat Travelling ke malaysia ya mbak. jadi tergoda bikin juga.

    ReplyDelete
  6. Wohoo! Jenius nya BTPN! Udah banyak denger cerita soal Jenius tp masih belum join sampai sekarang! Gegara postingan muthe, auto download app jenius krn penasaran pengen coba tap tap tanpa EZlink di Sinjiapoe!

    ReplyDelete
  7. Aku pake jenius before it's cool wkwk, tapi yaa masih pakai yg mobile bankingnya sih, kalau kartunya paling coba tarik tunai sekali.. Sukaa bgt aku sama jenius!

    ReplyDelete
  8. wahhh! Jadi pengin punya akun jenius, mau daftar juga ah untuk kehidupan keuangan yang lebih mudah.. mana kartunya lucu lucu pula..

    ReplyDelete
  9. Dari kemarin maju mundur mau bikin Jenius apa gak , sekarang jadi makin yakin kalau pakai Jenius gak ada ruginya.
    Pastinya bakal berguna banget karena banyak kemudahan yang ditawarkan. Besok aku pengen buat ah

    ReplyDelete
  10. Sebagai seseorang yang gampang ikut-ikutan kalau lihat orang promo, dll, aku jadi bikin Jenius waktu lagi rame-ramenya influencer dan teman-temanku bikin tabungannya. Tapi senang sih, aku pribadi terbantu dengan proses ini itu yang gak perlu ke Bank. Sebagai pegawai kantoran yang susah izin, ini sih penawaran terbaiknya. Belum pernah coba buat ke luar negeri, mungkin next bisa nyoba juga.

    ReplyDelete
  11. Wah, kartu jenius bisa dipakai di LN ya? Keren. Jadi ga bingung lagi pastinya, ya. Tinggal gesek aja.

    ReplyDelete
  12. Aku sudah pakai jenius juga nih dan beneran simpel pake jenius, lebih simpel dari yang lain menurutku

    ReplyDelete
  13. Akhirnya aku pakai jenius juga nih. tapi belum memaksimalkan semua fiturnya.

    ReplyDelete
  14. waini, tabungan online semacam Jenius ini udh solusi bgt buat saya yg ga mau ribet ke bank.

    ReplyDelete