#NGOBROLINPEKANBARU EPS. 5 : Kendaraan Umum Yang Tersedia Di Pekanbaru



Semakin lama,kalau dilihat-lihat kebutuhan orang-orang hari ini semakin beragam. Banyaknya aktivitas dan pekerjaan,membuat kebutuhan  transportasi yang memadai semakin meningkat. Saya pun juga begitu,
Alhamdulillah saya sudah memiliki motor sendiri (iya untuk saya sendiri,walau suratnya masih nama papa) untuk dipergunakan sehari-hari. Motor tersebut saya beri nama si komeng.

Sudah 7 tahun lamanya si komeng menemani saya,ia menemani saya bersekolah,jalan-jalan,mencari nafkah (liputan,ngojek,) hingga menjadi kawan curhat saat saya menangis  tersedu-sedu diguyur hujan. Halaaaah

Tapi,adakalanya si komeng ini saya istirahatkan. Tidak berada di jalanan karena alasan tertentu,seperti saya malas bawa dia,mogok,atau ngadat pasca kecelakaan. Walau bagaimanapun,saya tetap membutuhkan kendaraan lain untuk beraktifitas,ntah mungkin diantar atau menggunakan kendaraan umum.

Berbicara mengenai kendaraan umum,Pekanbaru ini punya kendaraan umum ga sih? Tentu punya dong. Sebagai kota yang berkembang,kendaraan umum yang tersedia cukup variatif kok,nah di #ngobrolinpekanbaru episode 5, kami akan berbicara seputar kendaraan umum yang tersedia Di Pekanbaru
Sebelumnya juga bisa diliat tuisan Kak Lianda mengenai kendaraan umum ini ya...



Kalau dilihat-lihat,kendaaraan umum Di Pekanbaru ini lumayan banyak kok,setelah saya ingat-ingat kembali,inilah beberapa kendaraan umum yang pernah saya tumpangi saat berada Di Pekanbaru

Bajaj
Pertama kali saya mengenal kendaraan umum Di Pekanbaru ialah....Bajaj! 
Kala itu,di tahun 90an ,kalau ingin Ke Pekanbaru saya dan keluarga naik Travel. Setelah travelnya turun di pasar bawah,untuk menuju pusat kota kami menaiki bajaj. Bajaj Di Pekanbaru sama kok seperti bajaj di kota-kota lain,ribut dan berasap. Hahahaha...
Untuk Bajaj sendiri penggunanya sudah menurun,yang nyetir juga sudah ga banyak lagi. Palingan disekitaran Pasar Bawah hingga Ramayana Pasar pusat saja.

Kelebihan :
Lucu aja

Kekurangan:
Ribut,polusi udara
Tarif 10000- Tawar maunya berapa

Oplet
Selain Bajaj,oplet adalah kendaraan yang sering dan masih saya tumpangi hingga kini. Oplet-oplet Di Pekanbaru,rutenya dibedakan berdasarkan warna. Ada Hijau,Kuning,Biru,Putih dan masing-masing rute biasanya bisa sambung menyambung kalau rutenya ada. Biar ga bingung,tanya aja ama supir/stokernya. Soalnya saya pernah tersesat kesana-kemari,karena ga tahu rutenya mau kemana (maklum belum era smartphone waktu itu). Tapi yang paling gampang untuk ditumpangi ialah yang warna hijau,rutenya dari Panam-Nangka. Selain rute itu,jujur saja emang mesti nanya hehehe..

Oh ya,oplet ini bisa dicarter juga lho, Tapi carternya sekedar mengangkut rombongan anak sekolah,mengantar ibu2 wirid,mengantar iring-iringan  pengantar jenazah (oke ini sedih,tapi emang bisa). soalnya saya pernah naik oplet carteran,saat santri Darel Hikmah mau kunjungan ke sebuah panti asuhan dan mobil pondok tentu tidak mencukupi. hehee

Kelebihan :
Tersebar diseluruh sudut Pekanbaru
Bisa naik darimana saja
Kekurangan :
Musiknya heboh banget
Sering pemaksaan penuh-penuhkan penumpang sampai penuh
Tarif: 4000-5000- Tawar saja kalau mau diantar sampai kerumah 

Trans Metro Pekanbaru (TMP)
Ini yang mulai dilirik oleh warga Pekanbaru,begitu juga saya. Karena dengan 4000 bisa keliling Pekanbaru. Kok bisa?? Iya bisa,duduk ajaaaa terus seharian sepanjang rute 1- 8,transit tanpa keluar dari halte,naik turun dari satu TMP ke TMP lain untuk melihat Kota Pekanbaru. Hahahaha...
Alhamdulillah TMP kita ini baru saja mendapat tambahan 50 armada, diharapkan dengan penambahan armada,penumpang ga perlu nunggu transit yang lama banget itu.

Kelebihan
Ber-Ac
Tempat duduk nyaman,apalagi armada yang baru ada busanya
Musiknya ga bising
Informasi rute jelas

Kekurangan
Kadang waktu transitnya lama,bisa sampai 1 jam
Mesti naik dan turun di Halte
Haltenya belum bersahabat bagi teman-teman disabilitas

Bus Kota
Pertama kali saya naik bus kota ini,saat  ikut menemani papa kuliah sabtu minggu,demi mengejar kelasnya,kami naik bus kota menuju kampus. Bus Kota ini cukup tersebar di Kota Pekanbaru, Tapi eksistensinya biasa aja. soalnya emang ga ada yang istimewa sih. 

Kelebihan:
Bisa naik dimana saja

Kekurangan
Tidak ada peremajaan armada
Sumpek,bau...

Tarif: 4000

Ojek
Haaaii tukang ojek.. tolong anterin saya ~
Ojek lumayan banyak juga tersebar di Pekanbaru,biasanya ojek ini punya pangkalan di dekat komplek perumahan,pasar,di simpang jalan yang besar hingga di terminal.Saya biasanya naik ojek,kalau turun di terminalterus buru-buru mesti sampai kost. Bahkan,ojek online pun sekarang sudah mulai tumbuh lho,. 

Tapi kemarin saya pernah juga naik @babangkurir ,Pemesanannya melalui Line,SMS serta BBM.
Kemarin saya memesan ojek via babangkurir,operatornya lumayan friendly,pemesanannya satu pintu saja. Pesan ke operatornya,kemudian operator akan meneruskan ke babangnya,nanti tinggal fixkan mau pesan apa saja.Bisa antar orang,makanan,dokumen dalam Kota Pekanbaru.
Ohya,juga menalangi pembelanjaan hingga 200 rb.

Kelebihan
Cepat

Kekurangan
Helmnya masih alakadar,bahkan kadang ga dikasih helm

Tarif:

3000- Nego aja darimana kemana berapa

***

Jadi,dari beberapa kendaraan umum yang sudah pernah saya tumpangi Di Pekanbaru,saya sih menyimpulkan masih butuh banyak pembenahan serta rute & tarif yang jelas. Selain itu,rata-rata jam beroperasi kendaraan umum ini emang ga sampai tengah malam seperti Di Jakarta. Jam 20.0 itu udah paling banter,itu juga kalau masih ada :)

Nah,sudah pernah naik kendaraan apa saja Di Pekanbaru?

Comments

  1. baru sekali naik bus dari Sudirman ke Panam, keneknya bapak-bapak difabel

    ReplyDelete
    Replies
    1. wah...aku juga sering rute sudirman panam..tapi belum nemu bapak yg difabel hehehe

      Delete
  2. wah...aku juga sering rute sudirman panam..tapi belum nemu bapak yg difabel hehehe

    ReplyDelete
  3. Mba nanya dong..minggu dpn saya sama istri mau k pku..ada info sewa motor gk? Atau dr hotel grand tjokro ke jalan gatot subroto enaknya gmn ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sewa motor ga ada mas.
      Tapi bisa naik trans Metro karna dkt grand tjokro ada haltenya di dkt jl sudirmannya...
      Atau naik taksi bisa juga ;)

      Delete

Post a Comment